Who are you : best friend?
Sahabat,
Kata yang sederhana, tapi sulit untuk mendapatkannya.
Aku bahkan lupa berapa banyak yang ku miliki dan berapa banyak yang benar-benar
ku harapkan ada di sisiku.
Ya.. benar aku sering mengungkapkan dalam kata-kata disetiap
media social yang ku miliki, berharap aku mengetahui siapa mereka. Tapi aku
rasa mereka akan memikirkan “kenapa dia selalu membuatku menebak, katakan apa
yang ingin kau sampaikan” . kalian benar itu yang harus ku lakukan tapi aku
takut dengan kemungkinan yang mungkin aku temui. Apa ini akan baik nantinya apa
aku akan menyesal?
Aku kadang memikirkan apa aku juga belum bisa seperti
yang mereka inginkan? Entahlah..
Sahabat,
banyak orang yang mengupload foto mereka di sosmed bersama
sahabat-sahabat dengan caption “ wea are best friend forever” tapi saya tidak
yakin untuk menuliskan itu. Ada beberapa dari mereka yang jarang aku hubungi
setelah terpisah lama ( maaf) tapi aku rasa aku melakukan itu bukan semata-mata
lupa,tapi ada yang membuatku lupa.tapi satu yang tidak bisa aku lupakan “ ulang
tahun kalian”dan aku selalu ingin menjadi orang yang pertama yang mengucapkan,
meskipun ada diantara kalian yang tidak ingat dan lupa kapan aku lahir.
Sahabat,
Orang yang sudah lama bersamamu itu mungkin teman dekat
mu(sahabat) mu! Itu pemikiran orang-orang. Aku punya
Orang yang selalu meminta bantuan mu itu mungkin
teman dekatmu juga karna mereka percaya dengan mu. Aku punya
Orang yang tidak sengaja kau temui akhir-akhir ini
mungkin saja juga bisa menjadi teman dekatmu di masa depan. Aku baru saja
menemukannya
Yang mana sahabatku sebenarnya?salah satu dari mereka
kah? Semua kah? Atau malah tidak ada?
1.Kita selalu
bersama, bahkan ada diantara mereka yang orang tua kita pun bersahabat, tapi
orang tua ku pernah bilang “ mama dekat dengan banyak teman, tapi belum ada
namanya sahabat” aku juga merasakan itu. Kenapa kita saling lupa menyapa ketika
terpisah? Dan kita baru heboh ketika kita sama2 bertemu.bukankan kita bisa juga
heboh di aplikasi yang canggih sekarang. bahkan line punya stiker2 lucu
sekarang untung mengekspresikan suasana hati kita. Tapi kenapa saat line ku
terhapus aku tidak khawatir akan kehilangan kontak kalian?
Aku rasa kita sangat dekat karena kenyataan kita
tinggal begitu dekat, karna kita di kelas sama, atau di study yang sama, yang
membuat kita sering bermain dan belajar bersama, dan juga pernah bersaing
bersama. Tapi, apa benar kita sahabat dekat?
2. Kalian selalu membutuhkan aku, kalian kadang
merengek. Aku bohong kalau aku tidak senang, aku senang, karena aku merasa
dibutuhkan, dan aku mulai berfikir mungkin kalian terlalu percaya padaku.
Tapi akhir-akhir ini aku malah berfikir apa kalian
benar membutuhkan ku karna kalian percaya atau hanya untuk tujuan tertentu.
Ini bukan masalah uang, tapi lebih dari itu “ otak”
Apa kalian benar2 menganggapku teman yang kalian
percaya bisa membantu kalian belajar atau kalian hanya ingin membutuhkan otakku
untuk membantu kalian terlihat lebih baik?
Jika kita teman tidak mungkin kalian hanya menanyakan
jawaban soal ini dan itu kan? Tapi kita juga perlu menanyakan kabar sesekali
teman.
3.Akhir-akhir ini aku menemui seseorang yang sudah
lama berkeliaran di hidupku, tapi kita tidak pernah dekat sebelumnya.
Kita pernah makan sekali dan dia bilang “ aku baru
pertama kalinya ngedate sama kamu “ (tenang saja dia wanita, dan kita normal)
Dari hobi yang sama dia selalu mengganggu ku tiap
malam lewat wa atau bbm, terkadang aku ingin meneriakinya.
Tapi entah kenapa setiap kita bicara aku senang, kita
selalu sepemikiran (pemikiran yang mungkin buat orang lain itu sulit untuk ada
di zaman sekarang ) tapi kami masih sama berharap suatu saat kami bisa
menemukan itu.
Makan pertama kita sudah membicarakan jodoh, kita
sepakat “ tidak apa2 kita lama mencari, yang penting satu untuk selamanya”
Bahkan kita pernah tertawa puas hanya karna lip balm
kita sama, kamu tau setiap mengingat itu aku masih ingin tertawa sampai perutku
sakit
Aku mulai bertanya : apa kita bisa mebuktikan apa
yang sudah kita bicarakan akhir-akhir ini? Apa kita malah berubah seperti orang
yang tidak kita inginkan dulu? Jujur..aku sedikit takut memikirkan
Mungkin ada yang berfikiran sepertinya aku yakin
dengan temanmu yang jenis ketiga?kau tidak adil!
tidak, aku masih menunggu kepastian dari 2 jenis temanku sebelumnya. Tapi untuk yang ketiga karna masih awal aku hanya ingin mencoba memikirkan kemungkinan baik yang kudapatkan dari apa yang sudah aku lalui dengannya.
tidak, aku masih menunggu kepastian dari 2 jenis temanku sebelumnya. Tapi untuk yang ketiga karna masih awal aku hanya ingin mencoba memikirkan kemungkinan baik yang kudapatkan dari apa yang sudah aku lalui dengannya.
aku tidak butuh banyak teman, aku hanyak butuh
sedikit tapi kita bisa saling memikirkan dan mengulurkan tangan diatas
kepentingan pribadi, diatas rasa iri dan pamer.
Tapi jika Allah mengizinkan aku mempunyai ketiganya
aku sangat bersyukur, betapa tidak karna mereka yang ku tulis diatas tidak
semuannya wanita. Mereka ada yang lelaki.
Senang bukan punya keduanya dan aku berharap bisa
adil terhadap mereka, meskipun mereka satu sama lain mungkin tidak saling kenal
dan dekat.
“Aku masih disini menunggu kalian(yang
sudah aku cerita dan mungkin blum aku ceritakan)”
Tidak ada komentar:
Posting Komentar